Makanan Pendamping ASI yang Menyehatkan Untuk Bayi

Makanan Pendamping ASI yang Menyehatkan Untuk Bayi

Makanan Pendamping ASI yang Menyehatkan Untuk Bayi

Dalam pemberian makanan pendamping ASI tentu saja tidak bisa diberikan dengan cara sembarangan. Makanan yang dipilih haruslah makanan yang lembut dan mampu diterima oleh pencernaan bayi dengan baik. Selain itu dalam pemberiannya juga harus diberikan dengan cara yang perlahan, telaten dan juga sabar. Ibu harus benar-benar membuat anak merasa menjadi nyaman dan senang dengan apa yang dikonsumsinya. Adapun beberapa makanan yang direkomendasikan sebagai makanan pendamping ASI adalah sebagai berikut.

Buah Segar

Buah-buahan segar memiliki kandungan karbohidrat seperti gula buah yang bisa dicerna dengan cepat dan mudah. Selain itu buah-buahan segar juga dilengkapi dengan enzim dimana mampu mencerna makanan semakin baik dan juga semakin lancar. Tak cukup itu saja, buah-buahan juga mengandung kandungan vitamin C yang juga berguna untuk menjaga kekebalan daya tahan tubuh bayi.

Dalam pemberian makanan pendamping ASI seperti buah-buahan bisa dilakukan dengan cara berselang-seling antara satu buah dan jenis buah lainnya. Misalnya saja setiap 4-5 hari berganti buah untuk menjaga bayi juga tidak mudah bosan. Buah-buahan yang dianjurkan sebagai makanan untuk bayi seperti jeruk, jambu biji, papaya, avokad, melon, semangka, pir manis, pisang dan juga mangga manis.

Nasi & Sayuran

Nasi & sayuran adalah jenis-jenis makanan yang mengandung karbohidrat kompleks yang dalam pencernaannya memang lebih kompleks jika dibandingkan dengan kandungan yang dimiliki oleh buah-buahan. Sayuran juga mengandung serat yang juga merupakan salah satu bahan makanan yang memiliki kandungan karbohidrat yang tidak dicerna.

Ada berbagai kandungan pada nasi & sayuran yang nyatanya juga sangat dibutuhkan oleh anak-anak ataupun bayi. Beberapa kandungan tersebut antara lain seperti zat besi, kalsiium dan juga betakaroten dimana zat-zat gizi ini adalah zat yang sangat dibutuhkan untuk perkembangan bayi. Beragam kebutuhan untuk bayi seperti menyumbang serat yang cukup, membunuh bakteri pada tubuh dan pemasok vitamin yang cukup bisa didapatkan dengan dua jenis makanan ini.

Makanan Hewani & Polong-polongan

Bayi yang dianjurkan untuk mulai memakan makanan hewani dan polong-polongan adalah bayi yang sudah menginjak usia 8 bulan organ dimana pencernaan bayi sudah bekerja dengan baik. Setelah itu, pada saat usia 9 bulan bayi juga semakin baik lagi dalam pencernaan dan mengkonsumsi makanan protein dimana bayi pada umur 9 bulan sudah memiliki gigiĀ  yang bisa menghaluskan makanan menjadi lebih halus dan lebih mudah untuk dicerna.

Makanan penghasil protein yang baik untuk dikonsumsi sebagai sumber protein adalah seperti telur, hati, daging ikan, ikan marlin, daging ayam, daging sapi dan keju. Beragam pilihan penghasil protein tersebut bisa dipilih menjadi sumber protein terbaik untuk anda konsumsi.